29
Apr
10

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI LANGKAH AWAL MEMBENTUK SANG PROFESIONAL YANG BERHATI INTAN

Sebuah sejarah membuktikan bahwa edukasi menjadi kebutuhan pokok dan menjadi pembina diri untuk mencapai kesuksesan dalam pengetahuan, baik pengetahuan yang bersifat umum maupun sepesifik. Basis pengetahuan yang dimiliki seseorang sangatlah beragam dan berbeda dari basis pengetahuan yang dimiliki orang lain, hal ini dibuktikan dengan keanekaragaman profesi dan keahlian di berbagai bidang, baik bidang usaha atau karir, pendidikan, dan politik.

Keanekaragaman diatas haruslah disadari bagi setiap individu. Karena kesadaran  di masing-masing individu itulah yang dibutuhkan untuk menciptakan pribadi yang unggul. Terciptanya pribadi yang unggul akan menjadikan seseorang menjadi bijak dan secara tidak langsung kebijakan-kebijakan dari setiap individu itu akan menciptakan keprofesionalan pada diri seseorang melalui toleransi-toleransi yang telah tertanam dalam kepribadianya.

Sebagai contoh begitu pentingnya kesadaran pribadi yaitu pemahaman terhadap orang lain akan jauh lebih mudah ketika kita sudah mengenal diri sendiri, mengenal perbedaan dan toleransi yang dapat diterapkan. Tentunya akan membutuhkan latihan dan kemauan keras juga konsistensitas dalam mewujudkan hal-hal diatas.

“Tiada kata terlambat untuk belajar”, filosofi itu menjadi landasan atas penulisan artikel ini. Sebuah pembentukan pribadi yang unggul haruslah dilakukan pada setiap elemen organisasi dalam penerapanya, dalam hal ini fakultas atau perguruan tinggi haruslah mampu memastikan bahwa setiap didikanya sudah mempunyai pribadi yang unggul. Terciptanya sebuah individu yang berkemampuan akan menjadikan komunitas yang kuat, kreatif, inovatif dan bervariatif, tentunya tidak lepas dari kemampuan individu dari kelompok. Secara tidak langsung akan terbentuk indiviualisme dan egoisme dalam suatu komunitas, maka perlu ditekankan agar dua sifat perusak elemen itu dapat dikendalikan pada diri seseorang.

Tidaklah menutup kemungkinan, jika setiap fakultas atau perguruan tinggi yang dapat memastikan setiap lulusanya mempunyai kepribadian yang unggul akan menjadi sangat terkenal dan menjadi favorit, karena setiap alumni merasakan betapa hebat dan bangganya kepada perguruan tinggi mereka yang telah mengarahkan dirinya menjadi seseorang yang benar-benar bervisi dalam setiap misi-misi dalam hidupnya.

Dalam setiap moment atau waktu, perguruan tinggi harus menciptakan suasana untuk membangkitkan dan meningkatkan rangsangan-rangsangan positif kepada setiap mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan IQ, EQ, dan SQ. Dimulai dari berangkat menuju tempat perkuliahan sampai akhir kegiatan perkuliahan harus ada suasana dari ketiga unsur tersebut, karena IQ, EQ, dan SQ adalah unsur pokok untuk menciptakan pribadi yang unggul dan berhati intan. Sebagai contoh :
berangkat kuliah : di pintu gerbang perguruan tinggi maupun ditempat parkir mimbudidayakan senyum dan sapaan, hal ini adalah untuk menggali potensi dalam EQ seseorang.
Melestarikan etika dalam proses dibimbing-membimbing dalam kegiatan perkuliahan, disamping bermanfaat untuk meningkatkan IQ juga akan meningkatkan kekuatan EQ.
Di saat Istirahat siang, melakukan sholat berjamaah dan berdo’a bersama akan meningkatkan SQ dan EQ. dan seterusnya.

Akan tetapi yang menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa banyak mahasiswa melakukan suatu hal yang tidak diinginkan. Sebuah review ; bahwa proses pembentukan kepribadian sejak dini akan berpengaruh sangat besar ketika seseorang sudah dewasa.

Jadi, peran orang tua sangat penting untuk pengawasan anak ketika berada diluar lingkungan perkuliahan. Dalam hal ini diperlukan kerja sama antara mahasiswa – pihak perkuliahan – pihak pengasuh atau orang tua.

Kesimpulan diatas dapat diambil keterangan bahwa keterkaitan kerja sama yang kuat, kepercayaan dan kesungguhan akan dapat mewujudkan sebuah impian. Demikian setitik coretan yang dapat saya sampaikan, tidak lepas dari kekhilafan dan mohon kerja-samanya untuk mengembangkan dan lebih meluruskan artikel saya.

Salam,

great_desert

“Keharmonisan sebuah dunia itu berpusat pada Negara-negara yang damai.

Kedamaian sebuah negara itu berpusat pada rakyatnya yang unggul.

Keunggulan rakyat itu berpusat pada setiap individunya yang cemerlang.

Kemilau setiap individu itu terpusat pada hatinya yang bercahaya dan mempesona.

Dan hati yang berpesona dan bercahayakan intan itu terletak pada kebaikan niatnya yang tulus, indah dan kokoh”.

By : great_desert
Terinspirasi dari :

  • Akan ku ubah dunia tapi aku tak mampu.
    akan ku ubah negaraku tapi aku tak mampu
    akan kuubah orang didekatku tapi aku tak mampu juga.
    akhirnya aku harus merubah diriku sendiri.
  • Innama a’malu binniyat.

Sebuah review, pengawasan kepada anak yang ideal adalah :

  • 7 tahun pertama adalah bermain, bermain dan bermain.
  • 7 tahun kedua adalah menjadikan sang anak sebagai teman dan memberikan kepercayaan penuh terhadap tugas-tugas yang dikerjakan anak.
  • Setelah itu adalah tahap melepas anak akan tetapi dengan pengawasan.

Sumber kedaulatan rakyat


0 Responses to “PERGURUAN TINGGI SEBAGAI LANGKAH AWAL MEMBENTUK SANG PROFESIONAL YANG BERHATI INTAN”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 168,765 hits

MY PERSONAL LINK

April 2010
M T W T F S S
« Mar   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

%d bloggers like this: